Total Tayangan Halaman

Senin, 29 November 2010

Cara memilih madu yang baik

Madu adalah hasil produksi lebah yang penuh dengan tantangan bagi manusia untuk memahaminya. Sampai zaman modern ini, masih ada tidak kurang dari 75 jenis zat di dalam madu yang belum terdefinisikan oleh ilmu pengetahuan modern bahkan belum diberi nama.


Karena terbatasnya ilmu manusia tersebut, maka untuk membuktikan keaslian suatu madu, menuntut tantangan tersendiri juga. Namun, setidaknya ada kesepakatan umum di seluruh negara bahwa madu dikatakan asli apabila dalam proses produksi sampai hasil akhir tidak mengalami pencampuran dengan zat apapun.


Karena madu alami, memiliki komposisi kandungan zat tertentu (sebagian sudah dikenali dan sebagian lainnya belum), maka keaslian madu bisa dianalisa melalui kandungan zat yang ada dalam madu tersebut - yaitu pada zat yang sudah dapat dikenali.


Di Indonesia kualitas madu diatur melalui Standar Nasional Indonesia (SNI) no 01-3545-2004. Madu yang memiliki kualitas SNI inilah yang paling aman menjadi rujukan kualitas madu asli di Indonesia saat ini.


Madu yang baik adalah madu yang memenuhi Standar dari yang berwenang di suatu negara. Di Indonesia tentu Standar ini adalah SNI. Kemudian madu yang telah memenuhi standar tersebut, juga bisa berbeda dalam beberapa hal, misalnya, kadar airnya.


SNI hanya mensyaratkan kadar air maksimum 22 %, namun madu yang paling baik kadar airnya di bawah 17.1 % atau bahkan ada yang lebih rendah dari 15%. Madu yang kadar airnya rendah, selain akan tahan sangat lama disimpan (temuan dari piramid Mesir bisa ribuan tahun) juga akan lebih efektif khasiatnya untuk pengobatan.


Berdasarkan kadar airnya, di Amerika madu digolongkan menjadi tiga yaitu Grade A dan B dengan kadar air maksimum 18.5% dan Grade C yang memiliki kadar air maksimum 20%.


Banyak sekali tes/deteksi keaslian madu secara tradisionil dan sederhana yang sering dipakai masyarakat seperti, perembesan di kertas koran, tidak dimakan semut, ujung korek api yang dicelupkan madu namun tetap bisa menyala, menggumpalkan (coagulasi) kuning telur dan mungkin masih banyak lagi.


Tidak satupun tes-tes sederhana ini yang bisa didukung dengan argumentasi ilmiah atas kebenarannya. Tes-tes sederhana tersebut, bisa jadi cocok untuk madu tertentu pada kondisi / lingkungan tertentu, tetapi,tidak bisa digeneralisir untuk seluruh madu.


Hanya satu tes sederhana yang relatif dapat didukung kebenarannya secara ilmiah, baik secara teori maupun tes di lapangan, yaitu melalui penetesan madu ke dalam air dingin. Madu asli, akan terus turun ke bawah / dasar air, karena berat jenisnya yang jauh lebih tinggi dari air (sekitar 1.42 %) dan tidak membuat air keruh (walaupun tercampur madu), karena aktifitas air (water activity) yang rendah dari madu tersebut.


Yang serupa dengan tes ini adalah dengan menuang 1/2 atau satu sendok madu ke dalam piring yang terisi air, kemudian memutar piring ke kiri terus-menerus, maka sebelum madu bercampur dengan air, madu akan membentuk kumpulan segi enam yang menyerupai sarang lebah.

Manfaat Madu untuk kesehatan dan Kecantikan

Manfaat Madu untuk Kesehatan dan Kecantikan. Untuk Kesehatan Madu dalam konsentrasi 30% hingga 50% fungsinya jauh lebih baik dari obat antibiotik. Madu kental menghentikan pertumbuhan bakteri Candida alba. Madu yang mengencer hingga 40% menjadi bersifat bacteridal (pembunuh bakteri), sehingga mampu berperan sebagai anti bakteri dan anti jamur. Madu ampuh melawan Salmonela shigela, E. Coli dan Vibrio cholera penyebab penyakit kolera yang telah merenggut jutaan penduduk dunia. Madu dapat mengobati luka infeksi setelah operasi, borok, obat untuk terapi pasca operasi pasien kanker vulva, luka jahitan dan pencangkokan kulit. Madu memperpendek masa hidup bakteri diare pada balita. Sebagai obat luka, madu mampu menyerap air pada luka, sehingga mencegah infeksi dan memperbaiki jaringan dengan cepat. Madu menembus luka dalam, dan membantu pembentukan butiran jaringan baru. Madu menghentikan pertumbuhan organisme patogen pada pasien infeksi saluran kencing. Karena mengandung gula yang cepat diserap oleh sistem pencernaan, madu adalah sumber energi instan. Madu bersifat antibakteri karena keasaman alami dan hidrogen peroksida yang dihasilkannya. Konsumsi madu secara teratur memperkuat sel darah putih untuk melawan bakteri dan penyakit yang diakibatkan oleh virus. Madu baik untuk mata dan penglihatan. Mengurangi efek yang ditimbulkan oleh racun. Madu berguna untuk infeksi saluran kencing. Madu mengatasi rasa pusing. Madu yang langsung diambil dari sarangnya dapat meningkatkan berat badan., dan merupakan obat pencahar yang ringan. Madu yang disimpan lama membantu metabolisma tubuh. Madu bisa mengawetkan makanan. Kue-kue dengan menggunakan madu sebagai pengganti gula pasir akan lebih lama segarnya karena mengandung antibiotik alamiah. Madu mengatasi gangguan pernapasan, terutama untuk mengusir dahak atau cairan yang menyumbat saluran pernapasan. Madu dipercaya sebagai aprodisiak atau pembangkit gairah seksual. Madu adalah disinfektan ringan, sehingga mampu menyembuhkan radang tenggorokan. Cairan manis ini juga bisa meningkatkan produksi saliva atau cairan ludah yang dapat membantu mengatasi tenggorokan yang kering atau teriritasi. Para penyanyi opera memanfaatkan madu untuk memelihara kondisi tenggorokan mereka agar bisa menyanyi dengan kualitas suara yang prima. 21. Satu sendok makan madu dapat memasok energi sebanyak 64 kalori. 22. Semua madu alam bisa mengobati luka karena lecet atau terbakar. 23. Madu bisa mengobati masuk angin. 24. Sembelit bisa diatasi dengan madu. 25. Penderita maag, aman mengonsumsi madu. 26. Penderita diabetes juga aman mengonsumsi madu, di bawah pengawasan dokter. 27. Penderita alergi di sebuah lingkungan, bisa disembuhkan dengan mengonsumsi sesendok madu setiap hari dari lingkungan yang sama. 28. Campuran madu dan jus wortel bermanfaat untuk penglihatan dan baik untuk mereka yang sering berlama-lama bekerja di hadapan komputer. 29. Madu bisa menghilangkan gejala asma jika dikonsumsi dalam bentuk jus bersama bubuk lada hitam dan jahe. 30. Untuk menjaga tekanan darah, madu dikonsumsi bersama bawang putih. 31. Madu bisa mengurangi berat badan dan membersihkan darah. 32. Madu mengobati penyakit anemia. 33. Osteoporosis bisa dicegah oleh madu. 34. Selain mengatasi pilek, madu juga adalah obat untuk batuk. 35. Mereka yang paling panjang umurnya selalu mengonsumsi madu secara teratur. Suatu fakta yang menarik lainnya adalah peternak lebah terhindar dari kanker dan penyempitan pembuluh darah. 36. Setiap 1.000 g madu bernilai 3.280 kalori. Nilai kalori 1 kg madu sama dengan 50 butir telur atau 5,575 l susu, atau 1,680 kg daging. 37. Madu bermanfaat untuk kesehatan lambung. 38. Madu sangat bermanfaat menormalisasi fungsi organ tubuh, dan menyegarkan kerja urat syaraf. 39. Gula dan mineral dalam madu berfungsi sebagai tonikum yang memberi sumber tenaga bagi jantung. 40. Kandungan mineral madu dapat mengurangi derajat keasaman dan membantu mencegah pendarahan lambung. 41. Juice pepaya dicampur madu berkhasiat bagi pertumbuhan anak, ibu hamil dan memperlancar air susu ibu. 42. Campuran air kelapa dan madu berkhasiat meniadakan akibat buruk dari gairah seks yang berlebihan. 43. Mengurangi rasa sakit ketika datang bulan. 44. Menambah tenaga pada saat kehamilan dan persalinan serta menguatkan janin. 45. Campuran madu, jamu dan telur mempercepatkan proses penyembuhan luka dalam perut atau rahim setelah melahirkan. 46. Madu dapat mengobati luka terbakar, kulit yang terkena cipratan minyak panas, air panas atau knalpot motor. 47. Jeruk peras ditambah madu dapat mengatasi gangguan jantung. 48. Madu menambah kesuburan pria dan wanita. 49. Bagi pecandu alkohol, konsumsi madu dan jus buah-buahan dalam jumlah banyak dapat menghentikan ketergantungan. 50. Madu bisa digunakan untuk pembersih gigi dan gusi. Untuk Anak-anak 1. Madu yang dioleskan pada gusi bayi adalah obat penenang dan anestesia yang aman bagi bayi pada masa pertumbuhan giginya. 2. Madu baik untuk anak-anak karena berfungsi sebagai desinfektan, memperbaiki susunan darah, meningkatkan kadar haemoglobin dan menambah nafsu makan. Madu yang bersifat penenang (sedatif) berguna untuk mengatasi ngompol pada anak-anak, disamping membuat tidur lebih nyenyak. Madu bermanfaat untuk mengobati cacingan. Madu mengobati batuk, pilek dan demam pada anak-anak Untuk Kecantikan Madu adalah antioksidan yang mampu memperbaiki keindahan kulit, melembutkan dan membuat awet muda. Madu melembutkan bibir, melembapkan dan mencegah bibir mengering atau pecah-pecah. 3. Madu bisa menghilangkan jerawat. 4. Madu menghilangkan noda dan flek hitam di wajah dan mencegah keriput. 5. Madu menambah kesuburan rambut.